CIRI-CIRI PERUQYAH SYAR’IYYAH

cara ruqyah orang dari jarak jauh, cara ruqyah orang kesurupan, cara ruqyah orang sakit, cara ruqyah penyakit ain, cara ruqyah rumah dengan garam, cara ruqyah rumah rumaysho, cara ruqyah rumah sendiri, cara ruqyah rumah sesuai sunnah, cara ruqyah sendiri, cara ruqyah sendiri sesuai sunnah, cara ruqyah sesuai sunnah, cara ruqyah suami, cara ruqyah suami dari jarak jauh, cara ruqyah syar i, cara ruqyah syar iyyah, cara ruqyah syariah, cara ruqyah syariah mandiri, cara ruqyah syekh ali jaber, cara ruqyah untuk diri sendiri, cara ruqyah ustadz faizar, cara ruqyah warung agar laris, cara ruqyah yang benar menurut islam, ciri2 orang yg harus di ruqyah, daftar bekam brc, daftar harga bekam ruqyah center, daftar ruqyah, daftar ruqyah ustadz faizar, denny sumargo ruqyah, di ruqyah, di ruqyah artinya

1. Tidak Bisa Melihat Dan Merasakan Hal-hal Ghoib (Melihat Atau Merasakan Jin)
Mengapa? 
Karena Alloh berfirman: “Katakanlah Muhammad, tidak ada siapapun yang tahu pada hal-hal ghoib baik di langit maupun di bumi kecuali Alloh” QS An Naml: 65
Sehingga, fitrohnya manusia tidak bisa melihat hal ghoib. Klo ada orang bisa melihat hal-hal ghoib, maka orang itu perlu diruqyah karena ada jin di dalam tubuhnya. Para Nabi dan Rosul bisa melihat Jin – atas ijin Allah – semata-mata ingin memberikan ilmu / hikmah kepada Jin tersebut dan kepada umatnya.

2. Tidak Mempunyai Ilmu Tenaga Dalam Atau Ilmu Kesaktian
Peruqyah Syar’iyyah hanya meminta dan mengandalkan pertolongan kepada Alloh saja, tidak meminta pertolongan kepada khodam Jin/pusaka/jimat/ dan lain-lain.
Dari Anas bin Malik berkata “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila menghadapi suatu masalah, beliau berdoa,”Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus (mahluk-Nya), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.” (HR. al-Tirmidzi no. 3524. Dihassankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah, no. 3182)

3. Tidak Bisa Meramal
Rosululloh bersabda “barang siapa mendatangi tukang ramal (Arrof) dan bertanya tentang sesuatu yang ghoib maka solatnya tidak diterima selama 40 hari” HR. Bukhori
Bagaimana jika ada Pak Kyai atau Ustadz yang bisa meramal? Jawab sendiri ya.

4. Tidak Memberikan Jimat Atau Rajah Untuk Pegangan Pasien
Ibnu Mas‟ud menuturkan: aku telah mendengar Rosululloh bersabda: “Sesungguhnya Mantra-mantra (jampi-jampi), Tamimah (jimat), dan Tiwalah (ilmu pelet) adalah syirik.”(HR. Ahmad dan Abu Dawud).

5. Tidak Bisa Memberikan Pagar Ghoib, Kecuali Pagar/Pembentengan Dari Doa-doa Yang Diajarkan Oleh Rosululloh.

6. Tidak menunjukkan kesombongan, karena hakekat kehebatan hanyalah milik Alloh saja.

Pertanyaan singkat (bisa melalui SMS/WA/Telepon) untuk mengetahui apakah Peruqyah tersebut Syar’i atau tidak:
Apakah Bapak bisa melihat Jin dalam tubuh saya? Apakah Bapak bisa mengambil Jin dalam tubuh saya? Apakah Bapak bisa menerawang rumah saya? Apakah Bapak bisa memberikan bekal kepada saya berupa Jimat supaya saya terjaga dari mara bahaya? Apakah Bapak bisa membuatkan saya benteng ghoib?

Klo jawabnya “BISA”, berarti Peruqyah tersebut adalah PERUQYAH BUKAN SYAR’IYYAH.
Kenapa pertanyaan singkat ini perlu ditanyakan? Karena apabila Anda bertanya “APAKAH BAPAK PERUQYAH SYAR’I?” Pasti jawabnya “IYA, SAYA PERUQYAH SYAR’I”. Supaya Pasien tidak takut dan Peruqyah (Syirkiyyah) tersebut mendapatkan Pasien. Semoga bermanfaat

__________________________________________
Konsultasi Ruqyah Syar’iyyah dan Gangguan Jin:
Agus Abdulloh
(Narasumber Khasanah Ruqyah TRANS 7)
Alamat:
Tidar Sawe, selatan SMP Negeri 12 Magelang
WA: 0857-1354-0030