akupuntur tubuh, harga akupuntur terapi, jarum akupuntur dongbang, menurunkan berat badan dengan akupuntur, biaya akupuntur yun, akupuntur tinggi badan, biaya terapi akupunktur, hnp sembuh dengan akupunktur, akupuntur wajah tirus, harga jarum akupunktur

Pada zaman purbakala, sekitar 2.000 tahun sebelum Masehi, di daratan Tiongkok telah
hidup manusia purba. Dalam mempertahankan kehidupan dan mencari makan, mereka
menemukan bahwa makanan tertentu dapat meredakan keluhan tertentu. Di samping itu,
makanan tertentu mengandung racun yang dapat berakibat fatal. Penemuan dan penggunaan api membawa perubahan besar bagi manusia purba yang tinggal di goa-goa waktu itu. Api bukan hanya membuat makanan lebih mudah dicerna, tetapi juga dapat melawan hawa dingin, memberi penerangan, mengusir hawa lembab di goa-goa yang lembab. Dengan demikian, kondisi hidup mereka menjadi lebih baik dan keluhan penyakit juga berkurang. Pada waktu itu, mereka telah mengetahui apabila bagian tubuh tertentu diberi penghangatan, keluhan penyakit tertentu akan mereda. Selain itu, dengan serpihan tulang yang ditusukkan pada bagian tubuh tertentu dapat pula mengurangi keluhan sakit di bagian tertentu. Pengalaman tersebut menjadi dasar bagi perkembangan ilmu herbal dan zhenjiu di kemudian hari. Pada zaman tersebut belum ada profesi dokter atau terapis. Namun, orang purba yang mendalami metode mengatasi keluhan di atas disebut sebagai wu (dukun) karena dalam praktik mereka biasanya menggabungkannya dengan cara spiritual.
Kitab Klasik TCM Utama
Dari ratusan kitab klasik TCM, para pakar telah memilih beberapa saja yang dinilai sebagai
kitab klasik TCM utama. Disebut sebagai kitab klasik utama karena andil dan dampaknya
sangat besar bagi perkembangan TCM bahkan hingga zaman sekarang. Misalnya, Huang Di Neijing hingga kini masih terus menjadi bahan rujukan, kajian, dan pendalaman para pakar dan peneliti TCM. Berikut ini akan diperkenalkan secara singkat beberapa kitab tersebut.
- 《黄帝内经》Huang Di Neijing
Kitab ini disebut juga Neijing merupakan kitab klasik TCM tertua yang ada saat ini.
Dalam bahasa Inggris disebut juga Inner Canon of Yellow Emperor. Dalam edisi yang
sekarang, kitab ini dibagi menjadi dua bagian yaitu Suwen dan Lingshu. Penulisnya
tidak diketahui. Tahun terbitnya juga belum jelas. Ada yang mengatakan zaman
Zhanguo, zaman Qin-Han, zaman Han Barat, dalam kisaran tahun 471 hingga 221 sebelum Masehi. Diperkirakan bukan ditulis oleh satu orang. Isinya mencakup uraian tentang yin-yang, wuxing, jenis nadi, fenomena organ, meridian, patogenesis, metode diagnosis dan terapi, pemeliharaan kesehatan, olah qi, dan zhenjiu. Teori pengobatan berpadu dengan teori Tao, konsep holistik. - 《难经》Nanjing
Kitab ini bernama lengkap Huang Di 81 Nanjing. Dalam bahasa Inggris disebut Classic of questioning. Buku ini disusun Qin Yueren, sebelum tahun 25 hingga 220M (zaman
Han Timur). Kitab ini berisi total 81 tanya-jawab tentang diagnosis nadi, meridian,
organ, yin-yang, patogenesis, yingwei, titik, dan zhenjiu yang merupakan
pengembangan dari isi Huang Di Neijing. - 《伤寒杂病论》Shanghan-zabinglunlun
Kitab ini merupakan karya Zhang Zhongjing (alias Zhang Changsha) dari zaman Han Timur pada tahun 200-205, tentang praktik klinis TCM. Dalam bahasa Inggris dikenal juga sebagai Treatise on Cold Pathogenic and Miscellaneous Diseases. Kitab ini terbagi menjadi dua bagian, yaitu Shanghanlun (tentang penyakit luar dan panas) dan Jinguiyaolue (tentang penyakit dalam dan lainnya). Kitab yang dikenal saat ini berasal dari edisi revisi era Song. Kitab ini mengokohkan prinsip bianzhenglunzhi (membedakan diagnosis membahas terapi) yang merupakan basis dan roh praktik klinis TCM. Kitab ini mencatat banyak ramuan berguna untuk aneka penyakit, berisi 269 resep dan 214 jenis herba untuk berbagai penyakit. Ia juga memperkenalkan diagnosis 6 meridian untuk penyakit luar (waigan), dan mempersatukan teori-metode-formula-obat (li-fa-fang-yao). - 《神农本草经》Shennong-bencaojing
Kitab ini disebut juga Bencaojing atau Benjing yang merupakan buku farmasi tertua yang dikenal saat ini. Kitab ini terbit di era Han Timur (25-220M), merupakan rangkuman karya dari banyak ahli TCM era Qin-Han atau era Zhanguo. Ia menetapkan teori dan prinsip peramuan herba, menjadi buku pegangan farmasi herbal bagi sinshe dan ahli farmasi herbal selama ratusan tahun. Kitab ini memuat 365 jenis herba (flora 252, fauna 67, mineral 46 jenis) yang digolongkan menjadi herba kelas atas, sedang, dan bawah. Seperti Neijing, di dalam kitab ini diramu herba dengan prinsip ‘jun, chen, zuo, shi’. Di dalamnya juga dikemukakan 4 sifat (dingin, panas, hangat, sejuk) dan 5 citarasa (asam, pahit, manis, pedas, asin) dari herba dan prinsip aplikasinya, misalnya penyakit panas dengan herba dingin, penyakit lembap dengan herba hangat pengering, dan sebagainya. - 《温病条辨》 Wenbing Tiaobian
Dalam bahasa Inggris, kitab ini disebut Detailed Analysis of Epidemic Warm Diseases. Ia ditulis oleh Wu Tang (1758-1836) di zaman Qing (1644-1911), dirampungkan dalam waktu 6 tahun, selesai tahun 1798. Buku ini menjadi perhatian dan bacaan luas para sinshe, hingga dicetak ulang sampai lebih dari 50 kali. Isinya tentang hasil kajian dan aspek klinis penyakit panas, terutama menggunakan diagnosis sanjiao, ditambah diagnosis 6 meridian (dari Zhang Zhongjing), weiqiyingxue (dari Ye Tianshi) dengan berbagai metode terapi yang sistematik. - 《针灸甲乙经》 Zhenjiu Jiayi Jing
Dalam bahasa Inggris kitab ini disebut A-B Classic of Acupuncture and Moxibustion. Kitab ini ditulis Huang Pumi dari zaman Jin (215-282). Ia menegaskan “sinshe kelas atas mengobati sebelum sakit” (“上工治未病”), sedangkan “tabib kelas menengah mengobati penyakit selagi dini” (“中工刺未成”). Jadi ia menekankan aspek preventif, diagnosis dan terapi dini, dan menganggap sinshe yang tak mampu melakukan preventif dan terapi dini sebagai sinshe kelas bawah (“下工刺已衰,下工刺方袭”). Kitab ini memuat 349 titik (300 bilateral, 49 tunggal), lebih banyak 189 titik dari kitab Neijing. Kitab ini juga menguraikan tentang bentuk dan pembuatan jarum, kontraindikasi zhenjiu, meridian, titik akupunktur, indikasi, cara Manipulasi, dan pengalaman klinis yang dirangkum secara sistematik. - 《新修本草》 Xinxiu Bencao
Dalam bahasa Inggris kitab ini disebut Newly Revised Materia Medica. Kitab ini merupakan farmakope tertua di dunia yang disusun Sujing 苏敬 dkk. di zaman dinasti Tang (618-907). Ia ditulis lebih awal 800-an tahun dibandingkan farmakope di Eropa (Nuremberg, tahun1542). - 《本草纲目》 Bencao Gangmu
Dalam bahasa Inggris kitab ini disebut Compendium of Materia Medica. Kitab karya Li Shizhen ini terdiri atas 190 juta aksara lebih, terbit tahun 1590. Total kitab ini memuat 1892 jenis herba, 11096 formula, dan 1160 buah gambar. Hasil kajian, wawancara, dan praktik pribadi selama puluhan tahun ini mengoreksi beberapa kekeliruan ilmu herba dari era sebelumnya. Selain itu, klasifikasi yang digunakan lebih ilmiah karena berdasarkan evolusi tanaman.