meridian akupuntur ginjal, titik akupuntur ginjal, titik ginjal, akupuntur mengobati ginjal, akupuntur magelang, akupuntur ginjal magelang, titik akupuntur mengobati penyakit ginjal kronis
APA ITU GAGAL GINJAL? Gagal ginjal adalah suatu kondisi penurunan fungsi ginjal dalam menyaring limbah sisa metabolism / sampah tubuh dari dalam darah dan membuangnya melalui urin. Apabila Ginjal tidak dapat menyaring sampah metabolism tubuh akan menyebabkan kadar racun dan cairan berbahaya mengendap dalam tubuh dan dapat berakibat fatal apabila tidak ditangani.

Ginjal merupakan organ tubuh yang terletak di belakang rongga perut, di bawah hati dan ginjal, dan memiliki bentuk menyerupai kacang. Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah yang akan menghasilkan zat sisa atau kelebihan cairan yang nantinya dibuang melalui urine. Gagal ginjal sebagian besar dipicu oleh gaya hidup penderitanya. Selain dialami oleh orang dewasa, gagal ginjal juga bisa menyerang anak-anak. Kondisi ini terjadi ketika salah satu atau kedua ginjal tidak dapat lagi bekerja dengan optimal. Terkadang, gagal ginjal bersifat sementara dan muncul dengan cepat. Namun, di lain waktu, gagal ginjal adalah kondisi kronis yang bisa memburuk secara perlahan dalam waktu yang lama. Mengetahui apa saja penyebab gagal ginjal sangatlah penting sebagai langkah awal pencegahan sedini mungkin. Mari simak informasi selengkapnya mengenai penyebab gagal ginjal berikut ini.
SUKA JAJAN MINUMAN KEMASAN??? JANGAN YA DEK YAAA!!!
Data Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI menunjukkan bahwa kasus gagal Ginjal pada anak meningkat tahun demi tahun. Pemerintah melakukan tindakan antisipatif dalam menentukan penyebab dua kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) baru yang dilaporkan. Kementerian Kesehatan bekerjasama dengan berbagai pihak mulai dari IDAI, BPOM, Ahli Epidemiologi, Labkesda DKI, Farmakolog, para Guru besar dan Puslabfor Polri melakukan penelusuran epidemiologi untuk memastikan penyebab pasti dan faktor risiko yang menyebabkan gangguan ginjal akut.
Kasus gagal Ginjal pada anak dipicu kurangnya minum air putih, kurang gerak, dan sering minum minuman kemasan. Beberapa minuman kemasan yang harus diwaspadai adalah kandungannya, antara lain:
- Pemanis buatan
- Pengawet
- Pewarna
- Penguat rasa
- Anti gumpal
- Dan kandungan kimia lainnya
Berarti hampir semua minuman kemasan tidak baik ya? Iya, hampir semua tidak baik apalagi jika diminum setiap hari. Ingat ya dek ya, pengen minum minuman kemasan boleh-boleh saja tetapi sesuai kebutuhan saja dan jangan setiap hari. Sayang kalau uang jajan dari orang tua dibelikan makanan atau minuman yang merusak organ tubuh. Kasihan orang tua kan?
PENYEBAB GAGAL GINJAL
Terdapat dua klasifikasi utama penyakit ini, yaitu gagal ginjal akut dan kronis. Gagal ginjal terjadi ketika kerusakan ginjal sudah cukup berat atau berlangsung lama sehingga penyakit ini umumnya merupakan tahapan akhir dari penyakit ginjal. Seseorang yang memiliki penyakit tertentu serta kebiasaan yang tidak sehat meningkatkan faktor risikonya. Agar Sahabat MIKA tidak terlambat mendapatkan penanganan, yuk simak penyebab gagal ginjal berikut ini:
1. Volume aliran darah ke ginjal yang rendah
Hilangnya aliran darah ke ginjal secara tiba-tiba dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Gagal ginjal akut terjadi saat ginjal mengalami kerusakan berat yang baru terjadi selama beberapa jam atau beberapa hari. Aliran darah pada ginjal yang berkurang disebabkan banyak hal, seperti dehidrasi berat, perdarahan, shock, serangan jantung, reaksi alergi, luka bakar yang parah, infeksi berat, hipertensi, dan mengonsumsi obat anti inflamasi.
2. Saluran kemih yang terganggu
Saluran kemih yang bermasalah, seperti tersumbat, dapat menyebabkan racun menumpuk di ginjal dan membebani ginjal. Kondisi yang dapat mengganggu aliran urine yang mungkin menyebabkan gagal ginjal, misalnya batu ginjal, pembesaran prostat, dan terdapat gumpalan darah pada saluran kemih. Kemudian, beberapa jenis kanker juga dapat memblokir saluran urin, seperti kanker prostat, kanker usus besar, kanker kandung kemih, dan kanker serviks.
3. Memiliki diabetes
Diabetes adalah penyebab paling umum dari gagal ginjal. Terutama apabila penderitanya tidak mengelola masuknya kadar gula darah. Gula darah tinggi yang terus menerus dapat merusak organ tubuh, termasuk ginjal. Tanpa pengelolaan yang tepat, gula darah tinggi dapat menyebabkan ginjal memburuk dari waktu ke waktu sehingga menyebabkan gagal ginjal. Untuk itulah, jika Sahabat MIKA memiliki penyakit diabetes, maka pastikan untuk mengelola gula darah dan tekanan darah demi mencegah atau membatasi kerusakan ginjal.
3. Tekanan darah tinggi
Selain diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi) juga menjadi penyebab paling besar dari kondisi gagal ginjal. Tekanan darah tinggi terjadi ketika darah mengalir melalui pembuluh darah tubuh dengan kekuatan yang meningkat. Lama-kelamaan, tingkat tekanan darah tinggi yang tidak diobati maka bisa merusak jaringan ginjal.
4. Mengonsumsi makanan dan minuman penyebab gagal ginjal
Apa yang kita konsumsi juga dapat meningkatkan risiko gagal ginjal. Misalnya, kebiasaan mengonsumsi minuman berkaleng secara berlebihan. Dalam minuman berkaleng mengandung bahan pengawet, gula tinggi, kafein. Jika berkepanjangan menimbulkan sakit berkepanjangan.
Selain minuman berkaleng, kebiasaan mengonsumsi makanan penyebab gagal ginjal juga berakibat fatal. Sahabat MIKA sebaiknya mulai mengurangi makanan dengan tinggi garam atau natrium dan tinggi gula.
5. Terlalu sering menahan buang air kecil
Kebiasaan menahan buang kecil terlalu sering juga dapat menyebabkan infeksi yang pada akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Selain itu, risiko batu ginjal juga semakin tinggi. Batu kecil ini terbentuk dalam ginjal dari kelebihan natrium dan kalsium yang tidak dikeluarkan secara teratur melalui urin.
6. Penyakit genetik dan autoimun
Penyakit autoimun, seperti lupus dan nefropati IgA dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Selain itu, penyakit genetik bawaan, seperti penyakit ginjal polikistik, sindrom nefritis, glomerulonefritis, batu ginjal, atau infeksi ginjal berulang, juga dapat memparah penyakit ini.
Untuk itulah, jika Sahabat MIKA memiliki faktor risiko ini, melakukan deteksi dini penyakit ginjal menjadi hal yang penting agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
7. Pola hidup tidak sehat
Penyebab gagal ginjal yang terakhir yaitu karena pola hidup yang tidak sehat. Berikut ini beberapa kebiasaan yang berasal gaya hidup yang dapat menyebabkan gagal ginjal:
- Kebiasaan kurang minum sehingga menyebabkan tubuh kekurangan cairan
- Obesitas
- Diet yang tidak sehat
- Kebiasaan merokok berlebihan
- Konsumsi obat-obatan terlarang dan narkoba.
CIRI-CIRI GAGAL GINJAL
Pada tahap awal penyakit ginjal, banyak orang mengalami sedikit atau tanpa gejala. Ciri penyakit ginjal yang paling sering diduga sebagai gejala penyakit ginjal adalah sakit pinggang. Sakit pinggang tidak selalu mengindikasikan gagal ginjal tetapi menjadi salah satu gejala penyakit ini.
Selain itu, pembengkakan di anggota tubuh, kencing berkurang, kencing berbuih, tekanan darah melonjak, dan mual muntah juga menjadi tanda penyakit gagal ginjal.
Berikut ini beberapa kondisi yang dikenali sebagai gejala gagal ginjal:
- Kelelahan (kelelahan ekstrim)
- Sakit perut atau muntah
- Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
- Pembengkakan, terutama di sekitar tangan atau pergelangan kaki
- Lebih sering ke kamar mandi
- Kejang otot (kram otot)
- Kulit kering atau gatal
- Nafsu makan yang buruk
CARA MENCEGAH GAGAL GINJAL
Meskipun gagal ginjal akibat penyakit ginjal kronis tidak dapat disembuhkan, Sahabat MIKA dapat melakukan banyak hal untuk membantu menjaga fungsi ginjal agar tetap baik.
Berikut beberapa langkah pencegahan gagal ginjal yang dapat Anda lakukan:
- Ubah pola hidup menjadi lebih sehat. Kebiasaan dan rutinitas yang sehat dapat memperlambat seberapa cepat ginjal kehilangan kemampuan fungsionalnya.
- Pastikan untuk selalu memantau fungsi ginjal
- Jika Anda menderita diabetes, pastikan untuk menjaga kadar gula darah agar tetap terkendali
- Jaga tingkat tekanan darah Anda dalam kisaran normal.
- Buatlah pilihan diet yang sehat, seperti membatasi makanan tinggi protein dan sodium .
- Minum obat sesuai petunjuk pemakaian. Mengambil dosis yang terlalu tinggi, bahkan obat-obatan umum seperti aspirin, dapat membuat tingkat racun yang tinggi dalam waktu singkat sehingga dapat membebani ginjal Anda.
Terdapat beberapa tingkatan penurunan fungsi ginjal sebelum mencapai stadium akhir. Tingkatan ini didasarkan pada pengukuran Laju Filtrasi Glomerulus (LFG) dengan tingkat sebagai berikut:
- Stadium 1 : kerusakan pada ginjal dengan LFG ≥90 mL/menit/1.73 m2
- Stadium 2 : penurunan LFG ringan 60–89 mL/menit/1.73 m2
- Stadium 3a : penurunan LFG sedang 45–59 mL/menit/ 1.73 m2
- Stadium 3b : penurunan LFG sedang 30–44 mL/menit/1.73 m2
- Stadium 4 : penurunan LFG berat 15–29 mL/menit/1.73 m2
- Stadium 5 : gagal ginjal kronis dengan LFG <15 mL/menit/1.73 m2.
Saat ini tatalaksana PGK masih sangat terbatas. Tatalaksana utama adalah menangani penyebab penurunan fungsi ginjal, seperti kontrol tekanan darah dan kontrol gula darah. Tujuan dari pengobatan PGK saat ini hanya untuk memperlambat agar tidak sampai menjalani cuci darah yang biasa disebut hemodialisis.
MERIDIAN AKUPUNTUR GINJAL (KIDNEY / KI / KD)

Meridian adalah jalur yang terletak di dalam tubuh dan memiliki letak yang bervariatif tergantung jalurnya. Jalur meridian bisa melewati sela-sela tulang, sela-sela otot, atau menembus atau menyelimuti organ. Meridian ginjal dalam akupunktur adalah jalur yang dimulai dari telapak kaki, berjalan di sepanjang tepi bagian dalam kaki, dan berakhir di tulang selangka bagian dalam. Meridian ginjal memiliki beberapa fungsi, yaitu:
- Mengendalikan garis tengah ventral sebagai garis paraaksial pada batang tubuh
- Menyentuh ujung tulang ekor dari kaki
- Berlanjut melalui perpanjangan yang dalam ke pubis
Ketidakseimbangan meridian ginjal dapat menyebabkan:
- Impotensi
- Defisiensi imun
- Daya ingat yang buruk
- Ketidakmampuan untuk berpikir jernih
- Nyeri punggung
- Rentang perhatian yang pendek
Akupunktur adalah terapi perangsangan pada titik akupunktur di tubuh. Perangsangan ini dapat dilakukan dengan berbagai modalitas, antara lain penusukan jarum halus, elektroakupunktur, moksibusi, farmakopunktur, tanam benang, sonopunktur, laserpunktur dan akupresur. Akupunktur merupakan salah satu terapi yang dapat diberikan pada pasien dengan penurunan fungsi ginjal. Penusukan jarum halus dapat dilakukan di anggota gerak, bawah maupun di tubuh. Menurut penelitian, beberapa teknik seperti elektroakupunktur (akupunktur dengan tambahan rangsang listrik) dan moksibusi pada titik akupunktur dapat memperbaiki fungsi ginjal. Akupunktur juga dapat mengurangi proteinuria, menurunkan tekanan darah tinggi, memperbaiki anemia, mengurangi nyeri, mengurangi pruritus uremik, insomnia, dan fatigue.
Beberapa penelitian juga melaporkan bahwa akupunktur dapat memperbaiki fungsi ginjal dengan meningkatkan aliran darah pada mikrosirkulasi lokal ginjal, mengurangi glomerulosklerosis dan fibrosis tubulointerstisial sehingga memperlambat penurunan fungsi ginjal. Akupunktur dapat mengurangi proteinuria dengan menghambat aktivasi saraf simpatik renal sehingga mencegah influks kalsium (influks kalsium mengakibatkan kerusakan podosit dan kehancuran sawar filtrasi ginjal). Akupunktur juga meningkatkan aktivasi parasimpatis dan menurunkan simpatis yang dapat membantu memperbiaiki keluhan insomnia.
Penelitian lain menyebutkan bahwa elektroakupunktur pada titik ST36 dapat mengurangi tekanan darah dengan meningkatkan produksi nitrit oksida (NO) dan akan mengurangi stress oksidatif. NO memiliki peran penting dalam tubuh, diantaranya:
- Sebagai vasodilator, NO melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah meningkat. Hal ini membantu mengatur tekanan darah dan menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.
- Sebagai neurotransmitter.
- Sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh, NO membantu melawan patogen dan mengatur peradangan.
Akupunktur juga dapat meningkatkan absorpsi zat besi di usus dengan menurunkan regulasi kadar leptin-hepcidin sistemik sehingga dapat meningkatkan efikasi terapi zat besi oral pada pasien PGK. Beberapa bioaktif kimiawi seperti opioid, serotonin, norepinefrin, juga reseptor dan transporter glutamat, serta beberapa sitokin dapat mengurangi nyeri. Pruritus uremik pada pasien PGK dapat dikurangi dengan akupunktur melalui regulasi pengeluaran opioid yang dapat menghambat serabut saraf afferen. Selain itu akupunktur juga menghambat sel mast dalam pengeluaran histamin. Jadi, secara keseluruhan akupunktur dapat memperbaiki fungsi ginjal dan keluhan penyerta dengan efek samping yang minimal.